Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede

Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede

Blog Bekasi, Info Bekasi – Profil dan Program Studi Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede

Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede merupakan sebuah sarana pendidikan dengan tingkat perguruan tinggi swasta, universitas ini berlokasi di jalan Jatiwaringin Raya Nomor 12, Jaticempaka, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Universitas yang telah berumur sangat tua ini merupakan mata rantai dari seorang perintis yang peduli terhadap pendidikan islam yaitu KH. Abdullah Syafi’ie atau yang sering disebut kiai Dulloh.

Sejarah Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede

Sejarah universitas ini berawal dari keberadaan AKPI As-Syafi’iyah yang didorong karena hasrat ingin meningkatkan ilmu ilmiah kepada guru agama lulusan madrasah, dan hasrat mendidik kepada cendekiawan agama yang memiliki sebuah intergritas.

Untuk memenuhi dan mewujudkan hasrat tersebut kiai Dulloh mengajak dan mengumpulkan rekan-rekannya yang mampu men suport beliau untuk terwujudnya sebuah perguruan tinggi, yang akhirnya menghasilkan sebuah kesepakatan mendirikan sebuah Yayasan Pendidikan Islam As-Syafi’iyah.

AKPI yang diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1965 melangsungkan kuliah perdana oleh Jenderal Dr. H. Abdul Haris Nasution, namun tidak jadi karena beliau cedera akibat peristiwa serangan G 30 S/PKI.

Akibat cederanya Jenderal Dr. H. Abdul Haris Nasution pun diganti oleh Dr. Muhammad Hatta, dan dilaksanakan seusai shalat jum’at di Masjid Al-Barkah yang berlokasi di kompleks As-Syafi’iyah, pada tanggal 14 Nopember 1965.

Perkembangan AKPI saat itu terganggu akibat banyaknya demo para mahasiswa, namun eksitensi yang diterapkan AKPI terus dijaga.

AKPI memulai kegiatan perkuliahan pertama dengan  260 orang mahasiswa yang terdiri dari berbagai guru agama serta para pemuda-pemuda lulusan pesantren.

Para dosen pengajar yang terlibat saat itu diantaranya H. Abdullah Salim, K.H. Abdullah Syafi’ie, K.H. Ali Assegaf, serta dosen  Al-Azhar University yaitu Syekh As-Sumbati Al-Mishri yang dibantu oleh Drs. Nurulhuda dan Drs. Abdul Salam Djaelani sebagai pengelola.

Dan pada tanggal 12 maret 1968 didirikan sebuah Radio Dakwah yang diberi nama Radio AKPI As-Syafi’iyah.

Berjalan setahun tepatnya 12 Maret 1969 AKPI meningkatkan perkembangannya dengan menjadi Universitas Islam As-Syafi/iyah atau UIA dengan membuka 4 fakultas diantarnya Fakultas Perdagangan, Fakultas Adab, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Dakwah.

Berjalan 10 tahun ada tiga peristiwa penting dalam perjalanan perklembangan di universitas ini diantaranya:

  • As-Syafi’iyah melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi swasta
  • Perguruan As-Syafi’iyah bekerja sama dengan BKSPP untuk merintis sebuah pasantren tinggi
  • Membuka kegiatan program fakultas Dakwah Jauh

Pada masa-masa akhir tersebut tepatnya tahun akhir 1982 membentuk sebuah tim pelahiran fakultas, kelompok tim ini menyelenggarakan pertemuan rapat-rapat tentang penjajakan dan pembaruan fakultas.

Maka dari itu lahirlah fakultas-fakultas baru di Universitas Islam AS-Syafi’iyah diantaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan IlmuPengetahuan Alam, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Jadi sampai sekarang Universitas Islam As-Syafi’iyah Pondok Gede memiliki 6 fakultas dan 1 akademi dengan 15 program studi diantaranya:

Fakultas Hukum

  • Program Studi Ilmu Hukum

Fakultas Agama Islam

  • Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
  • Program Studi Perbankan Syari’ah
  • Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah

Fakultas Ekonomi

  • Program Studi Manajemen
  • Program Studi Akuntasi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  • Program Studi Bimbingan dan Konseling
  • Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Sains dan Teknologi

  • Program Studi Biologi
  • Program Studi Matematika
  • Program Studi Teknik Mesin
  • Program Studi Teknik Informatika
  • Program Studi Teknik Industri

Fakultas Ilmu Kesehatan

  • Program Studi Ilmu Keperawatan

Akademi Keperawatan

  • Program Studi Ilmu Keperawatan

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *